SUNGGUH
b..![]()
Pada suatu waktu kekasihku bermata biru, rambutnya pirang sebahu. Ia begitu anggun dan senyumnya membiusku. Sungguh. Ia berbisik di telingaku, “I love you” dan berjanji mendampingiku, “til death do us part.” Sungguh. Tapi angin selatan datang berhembus, dan ia pergi meninggalkan aku. Sungguh. 11 Desember 1994 Sam-el Ladh